Bahaya Minum Teh Campur Susu, Batu Ginjal sampai Serangan Jantung



Minum teh campur susu memang nikmat. Minuman ini memang sangat mudah ditemui di mana pun, dengan harga yang beragam. Tapi, ternyata campuran teh dan susu berbahaya untuk tubuh.

Kandungan senyawa yang ada pada teh sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sayangnya, jika senyawa tersebut bertemu dengan zat protein dan kalsium tinggi pada susu, maka kualitas manfaat pada senyawa teh akan berkurang atau bahkan menghilang. Hal ini karena pada dasarnya senyawa pada teh dan nutrisi pada susu tidak pernah bisa bersatu.

Bahaya dari meminum campuran teh dengan susu tidak akan terasa secara langsung jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, seperti misalnya tiga gelas perhari dan setiap hari, maka akan menimbulkan beberapa gangguan kesehatan seperti berikut.


1. Pembentukan batu ginjal 
Pembentukan batu ginjal dapat terjadi karena kandungan kalsium dan protein pada susu dapat berubah menjadi racun dan memicu pembentukan batu ginjal dalam urine, yang dapat membuat kesulitan buang air kecil.

2. Merusak daya tahan tubuh
Protein yang tinggi pada susu dapat mencemari teh yang mengandung kafein sehingga dapat merusak fungsi imunitas atau daya tahan tubuh. Hal ini membuat tubuh mudah merasa lelah dan terserang flu atau masuk angin.

Hati-Hati Pilih Kosmetik



Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendapati dua jenis produk make up yang paling banyak dipalsukan. Produk ini digunakan hampir tiap hari dan berulang untuk mempertahankan tampilan wajah.

"Produk terbanyak yang dipalsukan bersifat dekoratif dan skin care. Kasus pemalsuan saat ini banyak ditemukan di Jawa Barat, DKI Jakarta, Tangerang, dan Banten," kata Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM Maya Gustina Andarini, saat ditemui di Jakarta Barat, Sabtu (24/11/2018).

Produk make up dekoratif adalah alas bedak (foundation), bedak (powder), perona pipi (blush on/rouge), make up mata terdiri atas eye shadow, eye liner, pensil alis, cat bulu mata, maskara, dan pewarna bibir terdiri atas lipstick, lipliner, lipbalm, dan lipgloss. Skin care antara lain adalah pelembab dan pembersih.

Maya berharap masyarakat bisa lebih cerdas menghadapi kasus penipuan yang makin masif. Masyarakat bisa melakukan observasi terlebih dulu sebelum membeli, misal dengan mencermati daftar produk make up keluaran BPOM. Masyarakat juga bisa mencermati kemasan untuk mengetahui komponen, tanggal kedaluwarsa, dan alamat lengkap produsen.

Selain mampu menghadapi penipuan di penjualan langsung, konsumen juga harus cerdas menanggapi penipuan di dunia maya. Masyarakat jangan sampai tertipu slogan serba cepat dan murah, yang kerap kali mengorbankan kesehatan.

Makanan Yang Bisa Tingkatkan Gairah Wanita




Penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa mereka yang bercinta lebih sering --atau sedikitnya sekali seminggu-- memiliki kemungkinan lebih panjang umur, lebih mampu menangkal penyakit, dan lebih hidupnya bahagia.

Namun berbagai kesibukan yang harus dijalani masyarakat modern seperti bekerja, mengasuh anak, bersosialisasi, dan aktivitas lain bisa membuat seseorang kelelahan dan gairah seks-nya menurun.

Bagaimana mengembalikan gairah itu? Ada berbagai macam cara, antara lain cukup istirahat dan membangun hubungan emosional yang lebih baik dengan pasangan. Namun ada juga cara yang lebih enak, terutama bagi lidah Anda, yakni lewat makanan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa makanan tertentu bisa berperan dalam meningkatkan gairah seksual seseorang. Makanan-makanan itu bisa dijumpai dalam ramuan tradisional ataupun makanan sehari-hari.

Setelah sebelumnya mengetahui makanan yang bisa mendongkrak libido pria, kini Anda harus tahu makanan apa saja yang juga bisa menaikan gairah wanita yang sudah mulai redup.


Cokelat
Cokelat mengandung biji kakao, yang tidak hanya dikenal sebagai afrodisiak (penambah gairah seksual), tetapi juga mengandung phenylethylamine. Senyawa ini disebut bisa membantu melepaskan endorfin yang sama dengan yang kita produksi saat berhubungan seks.

Senyawa ini juga mampu memicu dopamin di pusat kesenangan otak, yang membuat seseorang memiliki orgasme lebih berkualitas. Karenanya para ahli gizi menyarankan untuk menggantikan cokelat yang manis dengan dark cokelat karena memiliki persentase kakao yang lebih tinggi.


Keju
Nutrisi yang baik sangat penting dalam produksi hormon yang sehat untuk menjaga libido dan meningkatkan performa Anda di ranjang. Menurut penelitian, menu kaya protein dapat membantu memberi dorongan seksual, sekaligus meningkatkan jumlah waktu yang Anda habiskan di ranjang alias bercinta lebih lama.

Karena itu sebaiknya Anda memasukan asupan kaya protein seperti keju, juga daging, ikan dan telur di makanan Anda.


Kacang-kacangan
Kita semua tahu manfaat kesehatan ngemil kacang daripada keripik atau kue. Manfaat lain dari kacang-kacangan untuk tubuh—terutama kacang almond dan kacang mete— adalah kandungan seng dan Omega 3 yang memperlancar aliran darah, sehingga bisa meningkatkan libido.

Makanan-makanan ini juga memiliki kadar dopamin tinggi, yang membantu memicu gairah dengan cara yang sama seperti cokelat.


Alpukat
Buah ini memiliki berbagai manfaat kesehatan, karena memiliki lemak sehat tak jenuh tunggal dan vitamin B6, yang semuanya membantu menjaga energi dan dorongan seksual Anda tetap tinngi. Alpukat juga merupakan sumber omega 3 yang bagus.


Jahe
Manfaat jahe telah diakui di seluruh dunia selama berabad-abad sebagai obat. Jahe bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan flu, selain juga meningkat libido Anda.

Jahe menghangatkan darah dan berfungsi sebagai stimulan sistem peredaran darah, sehingga meningkatkan aliran darah ke bagian intim Anda.

Satu Lagi Manfaat Kesehatan Kopi




Para pecinta kopi mendapatkan satu alasan lagi untuk meneruskan menyeruput minuman itu setelah dua riset terbaru menyebutkan bahwa minuman paling populer di dunia itu bisa memperpanjang usia.

Penelitian ini mendapati  bahwa minum secangkir kopi setiap hari akan mengurangi risiko kematian dini karena berbagai sebab, sekaligus menurunkan kemungkinan kematian akibat masalah pencernaan.

Namun riset yang dilakukan terhadap lebih dari setengah juta orang di 10 negara Eropa ini juga menemukan bahwa manfaat kopi lebih besar dirasakan pria daripada wanita. Pria yang minum setidaknya tiga cangkir kopi sehari memiliki kemungkinan 18 persen lebih kecil meninggal karena berbagai sebab dibanding bukan peminum kopi.

Sedangkan wanita yang minum kopi dalam jumlah sama hanya memperoleh pengurangan delapan persen meninggal lebih cepat dibanding yang tidak mengkonsumsi kopi.

Sementara mereka yang minum dalam jumlah lebih sedikit, yakni hanya satu cangkir sehari, mengurangi risiko kematian dini hingga 12 persen dalam kurun waktu 16 tahun.

Sir David Spiegelhalter, Winton Profesor di University of Cambridge Public Understanding of Risk menghitung, ini berarti kebiasaan minum satu cangkir kopi setiap hari akan memperpanjang usia rata-rata pria sebanyak tiga bulan dan pada wanita satu bulan.

“Jadi bila dihitung berdasar cangkirnya, rata-rata secangkir kopi menambah kemungkinan hidup sekitar 9 menit pada pria dan sekitar 3 menit pada wanita,” ujarnya pada Telegraph.

Para peneliti di AS ternyata juga mendapati temuan serupa pada study terhadap 185.855 orang dari latar belakang etnis berbeda. Mereka menemukan orang yang minum dua atau tiga cangkir kopi tiap hari memiliki pengurangan 18 persen risiko kematian.
Kedua penelitian yang dipublikasikan di journal Annals of Internal Medicine itu juga menunjukkan tidak adanya pengaruh apakah kopi yang diminum adalah kopi biasa atau dekafein. Mereka yakin senyawa antioksidan yang ada dalam kopi lah yang memberi efek perpanjangan umur.

Pada penelitian sebelumnya, didapati minum kopi juga bisa mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, penyakit hari, dan beberapa jenis kanker.

Dr. Marc Gunter dari International Agency for Research on Cancer yang memimpin penelitian di Eropa mengatakan ,”Kami menemukan bahwa konsumsi kopi terkait dengan rendahnya risiko kematian karena berbagai sebab, terutama karena masalah peredaran darah dan penyakit pencernaan.”

“Yang menarik, hasil ini serupa di sepuluh negara yang kami teliti, dengan berbagai kebiasaan minum kopi,” ujar Gunter yang bersama tim-nya mempelajari kebiasan minum kopi dari 521.330 partisipan selama 16 tahun dari 10 negara termasuk Inggris, Prancis, Denmark, dan Italia.

Sedangkan penelitian di AS dilakukan terhadap orang dengan berbagai latar belakang etnik karena masing-masing etnik memiliki kebiasaan hidup dan risiko penyakit berbeda. Hasilnya menunjukkan orang yang minum secangkir kopi tiap hari memiliki kemungkinan meninggal 12 persen lebih kecil dibanding yang tidak minum kopi. Kemungkinan itu menjadi 18 persen bila kopi yang diminum adalah dua atau tiga cangkir.

Peneliti utama dalam riset ini, Dr. Veronica Setiawan, dari University of Southern California mengatakan, “Kami tidak bisa mengatakan bahwa minum kopi bisa memperpanjang umur Anda, namun kami melihat hubungannya. Kopi memiliki banyak antioksidan dan senyawa phenolic yang memiliki peran penting dalam pencegahan kanker.”