Showing posts with label Artikel Kesehatan : FunFact. Show all posts
Showing posts with label Artikel Kesehatan : FunFact. Show all posts

Apakah Gizi Susu Berkurang Bila Dicampur Teh dan Kopi?



Susu memang cocok dicampur dengan teh atau kopi. Selain memberi variasi rasa, banyak orang mengganti gula pada minuman kopi mereka dengan susu. Namun apakah campuran ini akan mengurangi kandungan gizi dari susu?

Ahli gizi, Dr Marudut mengatakan memang ada pengurangan kandungan gizi dari susu jika dicampur dalam minuman lain. Salah satu yang terdampak adalah zat besi. Kandungan tersebut akan diikat oleh tanin, salah satu senyawa dari teh dan kopi.

“Zat besi paling enggak boleh diminum bersama teh dan kopi,” kata Marudut kepada Kompas Lifestyle di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Namun, Anda tak perlu khawatir karena zat besi bukan kandungan utama dari susu, melainkan kalsium.

Senyawa tanin sebenarnya juga berpengaruh pada kalsium. “Kalsium yang hilang sekitar di  bawah 10 persen,” kata Marudut.

Oleh karena itu, jika tujuannya untuk mendapatkan nutrisi dari susu, Marudut menganjurkan susu dikonsumsi langsung, tanpa mencampur dengan minuman lain agar gizi susu bisa terserap maksimal pada tubuh.

Waspadai Efek Samping Jengkol



Saat Pak Wardoyo (66) masih aktif bekerja dan ditugaskan di daerah Jawa Barat, hampir tiap hari ia disuguhi makanan dengan berbagai jenis lalapan.

Seperti halnya kebiasaan masyarakat Sunda yang selalu makan nasi dengan berbagai dedaunan sebagai lalapan, salah satu yang disertakan dalam lalapan adalah jengkol dan pete.

Rupanya, inilah awal dari penyakit batu ginjal yang dideritanya. Mengapa?

Jengkol atau jering (Archindendron pauciflorum) adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara. Bijinya disukai masyarakat yang tinggal di Malaysia, Thailand, dan Indonesia sebagai bahan pangan.

Bukan hanya sebagai lalapan, jengkol pun bisa dimasak menjadi berbagai macam masakan, seperti semur jengkol atau rendang jengkol.

Saat pemasakan, bisa dipastikan jengkol membuat kehebohan tersendiri. Karena, menimbulkan bau tak sedap. Bukan hanya saat memasak, dari mulut dan urin yang mengonsumsi pun keluar bau tak sedap.

Penyebab bau itu sebenarnya asam amino yang terkandung dalam biji jengkol. Asam amino pada jengkol didominasi oleh asam amino yang mengandung sulfur (S).

Ketika terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau karena pengaruh sulfur tersebut.

Salah satu gas yang terbentuk dengan unsur itu adalah gas H2S yang terkenal sangat bau.
Saat dicerna, jengkol menyisakan zat yang disebut asam jengkolat (jencolid acid) yang dibuang ke ginjal.

“Satu-satunya bahasa Indonesia yang diterima di dunia kedokteran, ya asam jengkolat ini,” kata Dr. dr. Parlindungan Siregar, SpPD.,KGH, Bagian Ginjal dan Hipertensi, Departemen Penyakit Dalam, FKUI, sambil tersenyum.

Nah, saat inilah efek yang sering ditakuti orang terjadi, yaitu jengkoleun atau jengkolan. Konsumsi jengkol berlebihan menyebabkan asam jengkolat yang memang sulit larut dalam air mengendap dalam ginjal, membentuk kristal padat.

Tentu saja ini juga tergantung pada kondisi tubuh tiap orang. Jika pH darah normal, asam jengkolat aman-aman saja, tapi jika cenderung asam (pH kurang dari 7) asam jengkolat membentuk kristal tak larut.

Kristal tak larut pada ginjal ini yang mengakibatkan susah buang air kecil. Banyaklah minum air putih, demikian anjuran Parlindungan.

Tapi bila tak keluar juga, maka banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan kristal yang mengendap dalam ginjal tersebut, seperti dengan pembedahan atau laser.

“Jangan sampai keadaan berlanjut, hingga akhirnya menyebabkan ginjal mengalami kerusakan, dan tidak berfungsi, yang akhirnya harus menjalani hemodialisis” lanjut Parlindungan.

"Sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik. Makanya bila menyukai suatu makanan, makanlah secukupnya," tutup Parlindungan.

Apa Yang Terjadi Saat Kita Menghindari Karbohidrat



Pernahkah Anda mencium bau kurang sedap dari tubuh teman Anda yang sedang berdiet paleo atau hanya makan makanan berlemak saja? Bau itu bukan berasal dari baju yang belum dicuci.

Penjelasan ilmiah soal bau itu ternyata ada kaitannya dengan pola makan tanpa karbohidrat yang dilakukan. Dan bau nafas yang aneh itu bukan satu-satunya akibat bila seseorang tidak mengkonsumsi nasi, roti, ubi dan teman-temannya.

Berikut hal-hal yang akan terjadi bila kita menghindari karbo dalam menu kita:

Terlihat lebih ramping
Tidak makan karbohidrat akan membuat orang menjadi lebih langsing dengan cepat. Hal ini terjadi karena banyak air yang terlepas dari tubuh.

“Karbohidrat yang dikonsumsi akan disimpan dalam bentuk glikogen (gula) di hati dan di otot bersama air,” ujar Laura Cipullo, ahli diet dan peneliti diabetes. “Tubuh akan menggunakan simpanan ini saat kita tidak makan atau sedang berolahraga. Saat kita menggunakannya, cairan dalam otot juga akan hilang, membuat kita tampak lebih langsing.”

Selain itu, jika tujuan kita menghindari karbo adalah untuk mengurangi berat badan, maka biasanya metabolisme kita ikut melambat tanpa karbohidrat. Pada titik tertentu, lambatnya metabolisme akan mencapai plateau dan membuat kita sulit menurunkan berat badan.
“Laju metabolisme memang ditentukan oleh apa yang kita makan dan berapa jumlahnya. Namun karbohidrat memiliki peran penting untuk memacunya,” kata Amanda Bontempo, terapis kesehatan nutrisi.

Tubuh mulai membakar lemak dan protein
Bila bahan bakar berupa glikogen habis, tubuh akan mulai menggunakan lemak dan protein (keton) sebagai bahan bakar. Ini disebut ketosis.

“Bagian ini tidak perlu dikhawatirkan, karena membakar lemah bukanlah hal yang buruk, selama Anda masih memiliki cadangan lemak,” ujar Mike Gorski, seorang pelatih kebugaran.

Meski begitu, jika lemak habis, tubuh akan membakar otot untuk mendapatkan tenaga, dan hal ini adalah sesuatu yang buruk. Kita akan merasa lemah dan otot kehilangan massanya.

Nafas menjadi bau
Keton adalah produk sampingan metabolisme yang menyebabkan nafas berbau, bisa seperti buah-buahan tertentu. Namun bau itu lama kelamaan menjadi lebih menyengat dan tidak sedap. “Kadang-kadang baunya seperti pembersih cat kuku,” ujar Bontempo.
Mengalami sakit kepala

Pernahkan Anda sakit kepala karena kurang minum? Nah mengurangi karbohidrat juga akan menguras cairan dari tubuh.

“Air mengikuti karbohidrat, artinya jika kita tidak makan karbohidrat dan glikogen habis, maka air pun akan pergi,” kata Gorski. “Bila cairan berkurang bersama elektrolit, maka otak akan terpengaruh. Beberapa akan bisa mengalami sakit kepala karenanya.”

Oleh karena itu, mereka yang mengurangi karbohidrat disarankan untuk sering minum dalam jumlah cukup.

Mengalami konstipasi
Banyak karbohidrat berada pada makanan berserta seperti buah dan sayur. Bila seseorang sama sekali tidak makan karbohidrat, artinya tidak mengkonsumsi serta juga, maka pencernaannya akan terganggu.

“Tanpa cairan yang cukup dan tidak ada serat dari biji-bijian, buah, dan sayur, maka saluran pencernaan kita akan kesulitan membuang sisa makana yang tidak dicerna. Akibatnya kita sulit buang air besar,” papar Cipullo.
Sebaliknya, reaksi tubuh bisa berlawanan, yakni orang akan bolak-balik ke toilet, tergantung pada apa yang kita makan.

“Bila kita mengganti karbohidrat dengan protein kualitas rendah, makanan berlemak, atau makanan tanpa gula dengan pemanis buatan, maka gas akan terbentuk di perut dan bisa terjadi diare,” tambah Bontempo.

Tidak bersemangat
Fungsi kognitif seseorang bisa terhambat bila tidak mengkonsumsi karbohidrat, karena membakar protein dan lemak membutuhkan proses lebih lama daripada memecah glukosa. Selain itu, tanpa karbo otak kita juga tidak akan mendapat dopamin yang membuat kita lebih bergairah.

Terhindar dari diabetes
Ini adalah bagian baiknya. Karbohidrat dan gula akan dengan cepat diubah menjadi glukosa dan membuat insulin ikut naik. “Kenaikan insulin yang berlebih akan membuat gula darah drop sehingga kita merasa lemas. Bila ini terjadi terus menerus, akan terjadi insulin resistan, lalu pre diabetes, dan akhirnya menjadi diabetes,” ujar Bontempo.

Artinya, mengurangi karbohidrat akan membuat kita terhindar dari masalah seperti itu.

Produksi hormon berkurang
Diet rendah karbohidrat akan mengurangi produksi hormon, terutama tiroid yang mengatur laju metabolisme. Kurang karbo juga bisa menurunkan kadar testosteron dan meningkatkan kortisol yang menyebabkan lemas, kehilangan dorongan seksual, dan mempengaruhi kekebalan tubuh.
Merasa lebih bertenaga, atau sebaliknya

Ini tergantung pada kondisi masing-masing orang. Mereka yang memiliki kelebihan glikogen dan lemak akan merasa lebih bertenaga ketika melakukan diet tanpa karbohidrat. Namun mereka yang tidak memiliki cadangan lemak bakal kehilangan tenaga karena massa ototnya tergerus.

Meski mengurangi karbohidrat memiliki efek yang baik, namun menghilangkannya sama sekali akan berakibat buruk.

Karenanya disarankan untuk mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah cukup dan dari sumber yang sehat seperti kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran, dan buah. Dengan begitu kita akan mendapat manfaat berupa tenaga dan kesehatan, tanpa takut menjadi kegemukan.

Anda Sulit BAB?



Penyebab konstipasi atau sembeli biasanya karena pergerakan tinja atau feses pada usus yang bergerak lambat sehingga konsistensinya pun menurun, keras, dan kering.

Umumnya, sembelit terjadi karena kurang olahraga, kurang minum, atau diet yang minim serat.

Jangan hiraukan masalah sulit BAB ini. Sebab, jika tidak ditindak sesuai aturan dokter, maka bisa terjadi gangguan yang berbahaya pada kesehatan.

Minum air putih
Kurang minum air bisa menyebabkan tubuh konstipasi karena kurang cairan dalam tubuh. Menurut Elizabeth Ann Shaw, MS, RD, CLT, tubuh yang kekurangan cairan bisa mengganggu pencernaan dalam usus sehingga menyebabkan susah BAB.

Jongkok
Berdasarkan studi pada tahun 2012 yang dipublikasikan dalam jurnal Digestive Diseases and Science berlama-lama duduk dalam posisi jongkok bisa merangsang tubuh untuk BAB.

Oleh karena itu, beberapa pakar menyarankan orang-orang yang sering kesulitan BAB untuk memicu tubuh dengan duduk jongkok atau rajin berlatih geraan squat.

Minum air hangat dengan lemon
Dr Felice Schnoll-Sussman, seorang gaestroenologist menjeakan bahwa menyampur air hangat dengan perasan lemon bermanfaat untuk melancarkan pencernaan.

Biasakanlah untuk memulai hari dengan mengonsumsi air hangat dan perasan lemon agar sisa-sisa makanan yang masih ada dalam perut Anda terbuang tuntas.

Teh pepermint
Sebuah riset di University of Maryland menyebutkan teh peppermint bisa mencegah gangguan usus yang menyebabkan susah BAB. Penyembuhan holistik ini sangat alamiah dan mujarab dalam melatih sistem otot pada organ pencernaan agar lebih produkitf.

Cobalah untuk mengonsumsinya sebelum Anda tidur malam.

Serangga Sebagai Sumber Makanan?



Anda mungkin pernah mendengar bahwa di Gunung Kidul orang menjual belalang sebagai kudapan. Atau ulat sagu yang dipanggang di Papua adalah salah satu makanan lezat. Tapi terpikirkah Anda untuk mencoba makanan-makanan itu?

Serangga oleh sebagian orang di dunia dianggap bukan makanan. Padahal serangga adalah sumber makanan di planet ini yang paling banyak tersedia. Seandainya dibudidayakan pun, “peternakan” serangga berpotensi menyediakan makanan bagi seluruh manusia di Bumi, dengan sumber daya jauh lebih kecil dibanding pengelolaan peternakan ayam atau sapi misalnya.

Serangga bereproduksi dengan cepat, tidak membutuhkan banyak tempat, dan memakan hampir semua makanan. Yang menjadi pertanyaan kemudian, apakah serangga adalah makanan yang sehat? Isu selanjutnya adalah apakah Anda bisa menghilangkan rasa jijik menyantap seekor belalang misalnya.

Sebenarnya kandungan nutrisi serangga sudah sering diteliti, dan hasilnya menunjukkan bahwa mereka kaya akan asam lemak baik, mineral, dan vitamin. Serangga juga rendah lemak dan kaya protein.
Belalang misalnya, mengandung protein sebanyak daging sapi namun dengan lebih sedikit lemak tiap gramnya. Sedangkan ulat hongkong yang biasa kita umpankan pada burung ternyata mengandung protein, vitamin, dan mineral setara daging sapi dan ikan. Sementara beberapa jenis ulat mengandung lebih banyak protein dibanding paha kalkun. Selain itu, serangga adalah sumber zat besi yang bagus.

Sekelompok peneliti yang dipimpin Dr Yemisi Latunde-Dada dari King’s College di London juga menemukan manfaat zat besi setelah menganalisanya dari serangga-serangga yang sering kita jumpai, seperti jangkrik, belalang, atau ulat hongkong.

Para peneliti itu membuat tepung dari serangga di atas dan mengukur kandungan mineralnya. Hasilnya, jangkrik memiliki kandungan zat besi 12,91 miligram, hampir sebanyak pada daging sapi (15,47 miligram) per 100 gram, sementata tepung gandum utuh hanya mengandung 8,78 miligram.

Jangkrik mengandung kalsium hingga 155,82 miligram, dibanding daging sapi dengan 126,13 miligram. Serangga-serangga itu juga memiliki kandungan zinc dan tembaga lebih tinggi dibanding daging sapi.

Selanjutnya para peneliti mencari tahu seberapa banyak mineral yang bisa diserap tubuh manusia. Mereka mencampur tepung serangga itu dengan enzim-enzim pencernaan untuk menciptakan kondisi seperti di dalam usus.
Hasilnya ditemukan bahwa serapan zat besi dari buffalo worm atau larva kumbang mengalahkan daging sirloin. Begitu juga dengan belalang, ulat hongkong dan jangkrik. Hasil penelitian ini dipublikasikan di Journal of Agricultural and Food Chemistry.

Kesimpulannya, jelas bahwa beberapa jenis serangga merupakan makanan sehat bagi manusia. Namun mengapa sedikit saja orang yang doyan makan jangkrik? Menurut Fred Bassett, peneliti makanan di Brigham Young University, kendala utama menjadikan serangga sebagai makanan adalah soal bentuknya, bukan rasanya.

Basset pun berusaha menjdikan tepung jangkrik menjadi produk yang lebih menarik dan bisa diterima kebanyakan orang. Dengan cara itu, ia berharap orang akan mau mencoba menyantap makanan yang sebenarnya adalah belalang, jangkrik, atau ulat hongkong. Mau mencoba?

Bahayakah Alumunium Foil



Memasak dan memanggang dengan alumunium foil memang cepat dan praktis, tapi bukannya tanpa risiko kesehatan.

Almunium foil mulai diperkenalkan sejak tahun 1910 oleh Dr.Lauber, Neher & Cie di Swiss. Sejak saat itu sudah ada banyak perubahan dalam pemakaian alumunium foil.

Pada mulanya pembungkus berwarna keperakan ini dipakai sebagai pembungkus permen, tetapi lambat laun mulai dipakai untuk memanggang ikan atau bahan makanan lain di acara barbecue, serta untuk mengukus makanan.

Pemakaian alumunium untuk memasak terus meluas hingga menimbulkan kekhawatiran para ahli. Pasalnya, menurut beberapa penelitian pemakaian aluminum untuk memasak dapat membuat zat-zat kimianya larut ke dalam makanan. Akumulasi zat itu tentu berbahaya bagi tubuh.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tubuh manusia mampu mengeluarkan sejumlah kecil alumunium dengan efektif, sehingga jika kita sampai menelan alumunium 40 mg per kilogram berat badan masih aman setiap hari.

Persoalannya adalah sebagian besar orang menelan lebih banyak dari jumlah tersebut.

Beberapa efek buruk alumunium foil bagi kesehatan antara lain penurunan jumlah pertumbuhan sel, serta paparan yang tinggi bisa menyebabkan gangguan pada otak sehingga memicu penyakit Alzheimer.

Studi tahun 2012 yang dimuat dalam jurnal International Journal of Electrochemical Science meneliti berapa banyak alumunium yang larut dalam makanan.

Jumlahnya ternyata bervariasi tergantung pada sejumlah faktor, misalnya temperatur dan keasaman (ikan dan tomat sangat asam).

Semakin tinggi suhu pemasakan, makin banyak jumlah alumunium yang larut. Faktor lainnya adalah tingkat keasaman cairan makanan, garam, serta bumbu yang ditambahkan dalam makanan.

Dijelaskan oleh Ghada Bassioni, ahli kimia dari Ain Shams University, tingkat keasaman makanan akan menyebabkan makin banyak alumunium terserap makanan.

"Seberapa buruk efek alumunium bagi kesehatan dipengaruh oleh status kesehatan secara umum dan seberapa baik tubuh kita mampu mengatasi akumulasinya sesuai dosis yang dianggap aman oleh WHO," kata Bassioni.

Walau belum ada larangan untuk menggunakan alumunium foil untuk memasak, tetapi tak ada salahnya kita mulai mengurangi paparannya. Misalnya kita bisa mengganti alumunium foil dengan cara memasak warisan nenek moyang, yakni dengan daun pisang.

Berapa Banyak Garam Sebaiknya Kita Konsumsi



Pernahkan Anda menghitung jumlah garam yang Anda makan setiap hari, baik itu lewat makanan, camilan, atau minuman? Ternyata, meskipun Asosiasi Jantung Amerika menyarankan hanya 1,5 gram per hari atau sekitar setengah sendok teh, kebanyakan orang mengkonsumsi setidaknya 3,4 gram.

Pertanyaannya kemudian, apakah jumlah itu membahayakan, mengingat hasil penelitian menyebutkan bahwa konsumsi garam atau sodium berkaitan erat dengan penyakit darah tinggi, yang meningkatkan resiko terkena serangan jantung dan stroke.

Nah, sebuah penelitian terbaru mengatakan asumsi di atas tidak sepenuhnya benar. Survey terhadap 100.000 orang dewasa berusia 35 hingga 70 tahun di seluruh dunia menghasilkan temuan bahwa mengkonsumsi lebih banyak garam daripada yang disarankan tidaklah terlalu buruk bagi kesehatan, selama Anda tidak memiliki tekanan darah tinggi.

Dari orang-orang yang disurvey, 90 persen di antaranya ternyata mengkonsumsi garam dalam jumlah tinggi (lebih dari 6 gram per hari) atau sedang (3 sampai 6 gram). Hanya 10 persen yang mengkonsumsi kurang dari 3 gram per hari, dan hanya 4 persen dari keseluruhan yang patuh dengan anjuran 1,5 hingga 2,3 gram per hari.

Para peneliti memang melihat adanya peningkatan tekanan darah pada mereka yang mengkonsumsi garam dalam jumlah tinggi. Namun pada mereka yang mengkonsumsi sedang, ditemukan bahwa asupan garam itu tidak berdampak pada kenaikan tekanan darah. Sementara pada kelompok yang mengkonsumsi sedikit garam, asupan itu tidak menimbulkan efek.

Ini berarti anjuran untuk mengurangi asupan garam hingga setengah sendok teh saja tidak sepenuhnya beralasan, ujar Andrew Mente, profesor epidemiologi dari Universitas McMaster, Kanada. Bila Anda selama ini mengkonsumsi garam dalam jumlah sedang – yang artinya lebih tinggi dari yang disarankan – maka hal itu tidak masalah. Namun bila Anda tergolong kelompok yang mengkonsumsi garam dalam jumlah tinggi, disarankan untuk menguranginya.

Meski demikian, pesan dari penelitian ini bukanlah supaya Anda bisa seenaknya mengkonsumsi garam, karena jumlah sodium yang banyak dalam tubuh tetap menimbulkan masalah kesehatan. “Anda harus tetap menghindari makanan yang mengandung garam tinggi, namun juga jangan terlalu takut dengan makanan asin. Selama Anda tidak memiliki masalah dengan tekanan darah, maka konsumsi garam dalam jumlah wajar hingga satu sendok teh masih diperbolehkan,” ujar Mente.

Cara membuat Air Jahe

Wedang jahe atau minuman jahe sudah sejak lama disukai sebagai teman di cuaca dingin. Rasa hangat setelah menyeruput minuman ini bahkan dipercaya mampu mencegah penyakit flu.

Untuk mendapatkan manfaat optimal dari minuman ini, jahe sebaiknya tidak diseduh dengan air yang terlalu panas. Menurut pakar herbal dr Abrijanto, jahe yang diseduh dengan air yang suhunya mendekati mendidih (100 derajat celcius) akan kehilangan senyawa aktif yang dikandungnya. Padahal senyawa aktif itulah yang sebenarnya dicari untuk mendapatkan manfaat dari jahe.

Sayangnya, selama ini banyak orang yang mengolah jahe dengan cara merebusnya, kemudian diminum panas-panas. Dengan cara tersebut, kata dia, jahe tidak lagi mengandung senyawa aktif, misalnya flavonoid dan saponin, karena sudah rusak terkena air dengan suhu yang terlalu panas.

Flavonoid dan saponin merupakan senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Flavonoid dan saponin berperan sebagai agen anti-inflamasi, antijamur, anti-kanker, hingga mengungatkan sistem imun tubuh.

Ciri-ciri bahan herbal mengandung flavonoid dan saponin adalah ketika diaduk dengan air maka akan menghasilkan busa. Namun ketika terkena air mendidih maka senyawa ini akan rusak dan hilang.

Namun memang benar jahe lebih sedap bila diminum dalam minuman panas. Karena itu, Abrijanto menyarankan supaya jahe cukup diseduh dengan air yang suhunya 60-70 derajat celcius. Suhu tersebut sesuai dengan suhu air hangat dari dispenser.

"Saat diseduh dengan air mendidih, jahe memang akan kehilangan senyawa flavonoid dan saponin, tetapi masih terasa hangat, itu karena kandungan minyak atsirinya yang masih tahan dengan suhu panas," jelas lulusan Ilmu Farmasi Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Lebih lanjut Abrijanto mengungkapkan, bukan hanya jahe, semua bahan herbal sebaiknya juga tidak diseduh air mendidih. "Semua bahan herbal mengandung senyawa aktif yang rata-rata rusak dengan suhu panas, misalnya tanin pada teh," ujarnya.

source: kompas

Manfaat Jiaogulan

Jiaogulan yang sering disebut juga ginseng dari selatan, tumbuhan liar yang hidup di negri Cina, daunnya bermanfaat sebagai obat-obatan.

Jiaogulan digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol, menetralkan tekanan darah dan meregulasi fungsi jantung dan fungsi hati. Jiaogulan juga bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh, menambah stamina dan memperbaiki mood hingga tidak mudah stress, meningkatkan daya ingat dan mencegah kerontokan rambut.
Jiaiogulan juga sering dimanfaatkan untuk memperbaiki nafsu makan, batuk, bronkitis, nyeri lambung, infeksi, borok, konstipasi, stress, batu empedu, kegemukan, kanker, diabetes, susah tidur (insomnia), sakit tulang belakang. Jiaogulan juga bermanfaat sebagai antioksidan, anti-aging agent dan berfungsi detox.


source: http://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-265-JIAOGULAN.aspx?activeIngredientId=265&activeIngredientName=JIAOGULAN

Hatcihhh.. Apa dan kenapa?

Jika kamu bersin, penyebabnya mungkin ada sesuatu yang menimbulkan iritasi atau mengelitik didalam hidung. Bersin adalah cara tubuh untuk mengusir iritasi dari hidung.

Ketika ada rasa gelitik dihidung, sinyal disampaikan kebagian otak, kemudian otak akan mengirim pesan kesemua otot yang bekerja untuk mengerjakan suatu proses yang kompleks yang kita sebut dengan bersin.
Bila diteliti, berikut otot yang ikut bekerja, otot perut, otot dada, diafragma, otot yang mengatur pita suara, otot yang berada dibelakan tenggorokan. Dan jangan lupa, otot kelopak mata, coba kita perhatikan, saat bersin, mata kita tertutup. ^.^

Bersin dapat menerbangkan partikel-partikel kecil dengan kecepatan tinggi, sekitar 70 M/detik.Bersin dapat menyebarkan penyakit lewat butir-butir air yang terinfeksi yang diameternya antara 0,5 hingga 5 µm. Sekitar 40.000 butir air seperti itu dapat dihasilkan dalam satu kali bersin.

Hal yang menimbulkan iritasi pada hidung adalah debu, udara dingin, atau merica. Ketika udara dingin masuk ke hidung, virus membuat rumah sementara disana dan menyebabkan iritasi dan pembengkakan. Ada juga bersin karena alergi terhadap hal tertentu, seperti bulu binatang atau serbuk sari (dari tumbuhan).

 Apakah Anda tahun ada orang yang bersin ketika mereka terkena sinar matahari? Sekitar 1 dari setiap 3 orang bersin saat terkena cahaya terang. Mereka disebut sneezers photic (photic = cahaya). Jika Anda adalah sneezers photic, Anda mendapatkannya dari salah satu orang tua Anda karena itu adalah sifat yang diturunkan.

Bila suatu saat Anda memiliki perasaan akan bersin, tetapi batal? cobalah mencari menuju cahaya terang sebentar (tapi tidak melihat langsung ke matahari).

Tanggapan tradisional bila seseorang bersin
Di negara-negara berbahasa Inggris ada kebiasaan untuk setidak-tidaknya satu orang untuk mengatakan "God bless you" (Semoga Tuhan memberkati Anda) (atau hanya "Bless you" - Kiranya Anda diberkati) bila seseorang bersin. Tradisi ini berasal dari Abad Pertengahan, ketika diyakini bahwa ketika seseorang bersin, jantungnya berhenti berdenyut, jiwanya meninggalkan tubuhnya, dan dapat direnggut oleh roh jahat.

Kini, kata-kata itu diucapkan hanya sekadar sopan-santun dan biasanya orang yang bersin kemudian menjawab "Terima kasih". Juga ketika Demam Merah pertama kali merebak, orang seringkali mati karena bersin, sehingga orang mulai mengatakan "Semoga Tuhan memberkati Anda", dengan harapan bahwa mereka akan selamat. Dalam bahasa Spanyol, orang mengatakan "Salud", yang juga berarti kesehatan.

Dalam budaya Islam yang didasarkan pada berbagai hadis dan ajaran Muhammad . Sebuah contoh dari hal ini adalah hadis riwayat Al-Bukhari dari Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad pernah berkata:
"Ketika salah satu dari kita bersin, biarkan dia berkata, "Al-hamdu-Lillah" (Segala puji bagi Allah ) , dan membiarkan saudaranya atau pendamping berkata kepadanya, "Yarhamuk Allah" (Semoga Allah merahmati anda) . Jika ia berkata, "Yarhamuk-Allah", kemudian biarkan [hidung itu] berkata, "Allah wa Yahdeekum yuslihu baalakum" (Semoga Allah membimbing Anda dan memperbaiki kondisi Anda)."

Dalam bahasa-bahasa lain

  • Bahasa Azerbaijan, bersin biasanya diikuti oleh jawaban ""Saglam ol"" yang berarti "semoga Anda sehat"
  • Bahasa Italia, bersin diikuti oleh jawaban ""Salute""
  • Dalam budaya-budaya berbahasa Portugis, bersin diikuti oleh jawaban "Saúde", ("Sehat"), atau "Santinho" ("santo kecil"), lainnya mengatakan "Yesus". Yang bersin kemudian menjawab "Obrigado" atau "Obrigada" (terima kasih).
  • Dalam budaya berbahasa Spanyol, bersin biasanya diikuti oleh jawaban "Salud", ("Semoga Anda sehat") juga di tempat-tempat tertentu mereka mengatakan "Jesús" (Yesus) (seperti di Spanyol). Orang yang bersin kemudian menjawab "Gracias" (terima kasih).
  • Namun, di Puerto Rico, juga sangat umum bagi seseorang untuk menjawab bersin yg kedua dan ketiga dengan "Dinero" ("Uang") dan "Amor" ("Cinta"), mengikuti setelah jawaban awal "Salud".
  • Bagi bangsa Brazil-Portuguese,bersin biasanya diikuti dengan jawaban "Saúde", ("Sehat"), dan juga "Santinho" yang artinya " Kiranya Anda diberkati".
  • Dalam Bahasa Bulgaria,bersin biasanya diikuti dengan jawaban "Наздраве!", (Nazdrave, artinya "Demi kesehatan[mu] ", yang kemudian dijawab dengan "Мерси" (Merci) or "Благодаря" ("Blagodarya") yang artinya "Terima kasih").
  • Dalam Bahasa Romania, bersin biasanya diikuti dengan jawaban "Noroc", ("Semoga Beruntung") yang kemudian dijawab dengan “Mersi” atau “Multumesc” ("Terima kasih"). Dalam Basaha Jerman, Gesundheit (yang artinya "Sehat [bagimu]") sangat umum digunakan, tetapi juga sering digunakan pada negara yang berbahasa Inggris. Jawaban ini adalah penerus dari kepercayaan zaman dahulu bahwa bersin adalah tanda sakit yang parah.
  • Dalam Bahasa Hebrew, "לבריאות" (Labriyut, artinya "Demi kesehatan[mu] ").
  • Dalam Bahasa Polandia jawaban yang umum adalah "Sto lat" yang artinya "Ratusan tahun",

Sembelit Fakta dan Mitosnya

Mitos: Minimal 1 kali BAB sehari
Tiap orang memiliki "normal" yang berbeda untuk masalah BAB. Ada yang 3 kali sehari, ada 3 kali seminggu. Memang, kebanyakan orang 1 hari sekali BAB, namun bukan masalah besar bila dalam beberapa hari baru BAB. Baru dibilang sembelit bila, dalam 1 minggu kurang dari 3 kali. Dan sudah dipastikan bila dalam 1 minggu, Anda hanya 1 kali, itu berarti sembelit. Segera periksa dan konsultasikan dengan dokter pribadi Anda.

Mitos: Sembelit menyebabkan racun dan masalah kesehatan
Banyak orang percaya sembelit menyebabkan tubuh menyerap racun sisa makanan yang belum dibuang. Mereka percaya ini penyebab arthritis, asma dan kanker usus. Namun sejauh ini belum ditemukan cukup bukti bahwa sisa makanan yang belum dibuang menyebabkan racun di tubuh, dan juga tidak dapat dibuktikan obat pencahar, metoda pembersihan usus dapat mencegah kanker atau penyakit lainnya.

Mitos: Sembelit berarti kita kekurangan serat
Memang betul menambah serat dalam pola makan dapat mencegah sembelit. Tetapi sembelit yang kronis tidak semudah dengan menambah serat. Sembelit kronis bisa disebabkan diabetes, atau kelenjar thyroid yang bermasalah. Sembelit kronis juga dapat disebabkan oleh parkinson, stroke atau efek samping dari pengobatan tertentu. Segera konsultasikan dengan dokter bila BAB Anda berdarah atau lebih dari 2 minggu tidak bisa BAB

Fakta: Produk susu dapat menyebabkan sembelit
Bila Anda sangat sensitive terhadap laktosa, mengkonsumsi produk susu dapat menyebabkan sembelit. Umumnya terjadi pada Anak-anak. Konsultasikan dengan dokter bila, mengkonsumsi sedikit saja produk susu sudah mengalami sembelit

Fakta: Menelan permen karet dapat menyebabkan penyumbatan
Benar, tapi kasus ini jarang terjadi, biasanya terjadi pada anak kecil. Menelan beberapa permen karet dalam jangka waktu berdekatan dapat menyumbat saluran pencernaan, terutama bila anda menelan dengan makanan yang sulit dicerna. Penyumbatan ini dapat menyebabkan sembelit. Namun untuk kebanyakan orang, makanan yang sulit dicerna akan bergerak diusus dan terbuang saat BAB, seperti makanan lainnya. Jadi menelan hanya sekali-kali, tidak akan menjadi masalah

Fakta: Liburan atau Traveling dapat menyebabkan sembelit
Perjalan dapat mengubah rutinitas keseharian seseorang, yang dapat mengakibatkan sembelit. Konsumsi air yang cukup untuk mencegah sembelit karena dehidrasi. Tips yang berguna: olah raga, kurangi alkohol dan konsumsi banyak buah-buahan dan sayuran.

Fakta: Mood atau suasana hati dapat mempengaruhi keteraturan
Depresi dapat menyebabkan sembelit atau membuatnya tambah parah. Cobalah kurangi stress dengan yoga, relaksasi, meditasi. Acupressure atau shiatsu dapat menolong juga.

Mitos: Menunda BAB tidak menimbulkan masalah
Mungkin Anda terlalu sibuk hingga menunda BAB, atau Anda lebih leluasa melakukannya dirumah. Namun hal ini akan membuat secara fisik tidak nyaman, kebiasaan ini juga akan membuat Anda menjadi sembelit. Jangan abaikan panggilan alam ^^

Fakta: Pengobatan dapat menyebabkan sembelit
Pengobatan untuk tahan rasa sakit, depresi, darah tinggi dan parkinson dapat menyebabkan sembelit. Jumlah asupan kalsium dan zat besi yang berlebih juga dapat menyebabkan sembelit.
(source: webmd)

Related Article
Jumlah Kalsium yang tepat dan Manfaatnya
Tiens Acupoint Health Care Apparatus

Obat Maag dan Impotensi

article source: kompas.com

Hati-hati dalam memilih obat maag! Jangan sampai Anda mengalami "musibah" yang terjadi pada pasien bernama, sebutlah Suro (bukan nama sebenarnya). Suro memiliki keluhan mengenai maagnya. Karena itu, sudah lama pula dia mengkonsumsi obat-obat maag. Suro memiliki kecenderungan menggunakan obat maag jenis cimetidine bermerk, karena dirasa lebih manjur dan lebih mahal.

Suro juga mengaku semenjak menggunakan obat ini jerawat yang biasa tumbuh di wajahnya juga mulai berkurang. Intinya dia sangat puas dengan efek "obat mahal" itu. Dia mengkonsumsi cimetidine hampir setiap hari, 3 kali sehari setiap akan makan. Suatu kebiasaan yang tidak lazim.

Namun saat dilakukan pemeriksaan fisik, Suro tiba-tiba mengeluh kalo dia merasa buah dadanya membesar. Dia juga merasa jika berat badannya naik beberapa kilogram. Karena mendapat keluhan seperti itu, maka pemeriksaan intensif pada bagian perut dilanjutkan pada bagian dada. Ternyata benar, lelaki berusia 30-an itu mengalami pembesaran buah dada, atau istilah medisnya adalah ginekomasti. Resep hari itu, hentikan cimetidine dan ganti dengan ranitidine.

Cimetidine adalah obat yang baik, bila digunakan dengan baik dan tepat indikasi. Dia bekerja sebagai antihistamine II yang berkhasiat untuk menghambat produksi asam lambung. Namun cimetidine sudah banyak ditinggalkan oleh para dokter karena memiliki efek samping anti-androgen. Selain menghambat produksi asam lambung, cimetidine juga menghambat kerja hormon androgen dalam tubuh. Jika pada perempuan mungkin efek ini masih bisa ditoleransi, tetapi bagaimana jika dikonsumsi oleh laki-laki?

Efek antiandrogen cimetidine ini menyebabkan berbagai efek samping pada laki-laki seperti pembesaran buah dada, kemandulan bahkan impotensi. Efek samping ini memang jarang, namun bagaimana jika efek samping ini muncul pada anda? Oleh karena itu banyak dokter yang enggan meresepkan cimetidine pada pasiennya. Para dokter lebih sreg meresepkan ranitidine dan omeprazole untuk peningkatan asam lambung.

Lantas kenapa jerawat pak Suro bisa membaik dengan cimetidine? Salah satu mekanisme timbulnya jerawat adalah aktivitas hormon androgen (testosteron) yang meningkat. Cimetidine punya efek antiandrogen, karena alasan itulah jerawatnya bisa membaik.

Untuk Info tambahan, Jenis obat maag ada beberapa tipe yaitu

  • golongan antasida seperti magnesium hidroksida atau aluminium hidroksida
  • golongan antihistamin II, Ranitidine, cimetidine.

Berikut Kombinas Penggunaan Suplemen kesehatan dari Tiens untuk mencegah dan mengurangi gejala sakit maag:




Kuku dan Kesehatan: Perhatikan Tanda-tandanya

Apakah Anda tahu kuku dapat mengungkapkan petunjuk untuk kesehatan Anda? Sebuah titik putih, semburat kemerahan di sana, atau kuku yang beriak mungkin merupakan tanda penyakit dalam tubuh. Permasalahan dalam hati, paru-paru, dan jantung dapat muncul pada kuku Anda.


Kuku pucat
Kuku sangat pucat kadang-kadang bisa menjadi tanda dari penyakit serius, seperti:
  • Anemia
  • Gagal jantung kongestif
  • Penyakit hati
  • Malnutrisi




Kuku putih
Jika kuku yang umumnya berwarna putih, dan bagian pinggir kuku gelap, ini dapat mengindikasikan masalah liver, seperti hepatitis.



Kuku kuning
Salah satu penyebab paling umum kuku berwarna kuning adalah infeksi jamur. Semakin memburuk infeksinya, kuku akan menyusut, selain itu kuku akan menebal dan mudah hancur. Dalam kasus yang jarang, kuku kuning dapat menunjukkan kondisi yang lebih serius seperti penyakit tiroid yang parah, diabetes penyakit paru-paru, atau psoriasis.




Kuku Kebiruan
Kuku dengan warna kebiru-biruan dapat menunjukan tubuh kekurangan oksigen. Ini bisa mengindikasikan infeksi di paru-paru, seperti pneumonia. Beberapa masalah jantung dapat dikaitkan dengan kuku kebiruan.




Kuku Bergelombang
Jika permukaan kuku berkerut atau bergelombang, ini mungkin merupakan tanda awal dari psoriasis atau inflamasi arthritis. Biasanya warna kuku adalah tidak berubah, kulit di bawah kuku dapat tampak coklat kemerahan.



Kuku Pecah
Kering, kuku rapuh yang sering retak dapat dikaitkan dengan penyakit tiroid. Cracking atau memecah dikombinasikan dengan warna kekuningan lebih mungkin disebabkan oleh infeksi jamur.




Pinggiran kuku yang bengkak
Jika kulit di sekitar kuku tampak merah dan bengkak, ini dikenal sebagai peradangan lipatan kuku. Ini mungkin hasil dari lupus atau gangguan jaringan ikat. Infeksi juga dapat menyebabkan kemerahan dan peradangan pada lipatan kuku.



Garis Gelap dibawah kuku
Garis-garis gelap di bawah kuku harus diselidiki secepatnya. Mereka kadang-kadang disebabkan oleh melanoma, jenis yang paling berbahaya dari kanker kulit.



Menggigit Kuku
Menggigit kuku mungkin tidak lebih dari sebuah kebiasaan lama, namun dalam beberapa kasus itu tanda kecemasan persisten yang dapat manfaat dari pengobatan. Menggigit kuku juga telah dikaitkan dengan gangguan obsesif-kompulsif. Jika Anda tidak bisa berhenti, ada baiknya berdiskusi dengan dokter Anda.


Kuku Hanya Bagian dari Puzzle
Meskipun perubahan kuku dapat menunjukan masalah kesehatan, biasanya bukan merupakan tanda pertama. Dan kelainan kuku tidak selalu menunjukan bahaya penyakit - tidak semua orang dengan kuku putih memiliki hepatitis. Jika Anda khawatir tentang penampilan kuku Anda, konsultasikan dengan dokter kulit.

Artikel ini hanya menunjukan, bila kondisi tubuh Anda terasa tidak fit, dan kuku Anda "berbicara", cobalah lebih perhatikan kondisi badan Anda, dan konsultasikan dengan dokter Anda. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

source: webmd