Dok, Saya Ingin Tinggi, Bagaimana Caranya


Jakarta, Saya dalam keluarga 5 bersaudara. Dari 5 itu, cuma saya yang memiliki tubuh yang pendek. Tinggi saya sekarang lebih kurang 155 cm. Apakah dengan usia saya yang sekarang ini saya dapat menambah tinggi badan saya? Jika bisa, bagaimana caranya? Saya juga sering baca-baca dari internet, ada suplemen yang menambah tinggi dari usia 17-30 tahun. Mohon bimbingannya ya. Terimakasih sebelumnya.

Jordan (Pria Lajang, 23 Tahun), srsaXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 155 Cm dan Berat Badan 50 Kg



Jawaban

Halo Jordan,

Secara genetik memang dapat salah 1 anak mempunyai kondisi fisik yang berbeda dari seluruh anggota keluarga lainnya jika sang anak mendapat 2 gen resesif (dari ayah dan ibu).

Di usia Anda masih dapat bertambah tinggi walau tidak banyak. Saran saya adalah untuk berolahraga yang meregangkan tubuh (berenang, yoga) sehingga tubuh tidak bungkuk dan mengkonsumsi makanan tinggi kalsium dan protein untuk membantu pertumbuhan tulang dan massa otot.

Saya tidak dapat memberikan komentar mengenai suplemen penambah tinggi badan karena saya tidak tahu bahan pembuatnya.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets.






I am 17 male, Height 5'2''. Want to increase height.


Boys stop growing at 20 years of age whereas girls stop growing around age 18, so there still is time.  First, make sure you are getting enough calories.  This chart will give you an idea of how much you need based on your gender, age and activity level.
You also want to eat regular meals and in between snacks.  Aim for 4-5 food groups at main meals (lean protein, fruit, vegetable, grain, dairy and healthy fat) and 2-3 food groups in between meals. 
Make sure you get adequate calcium and vitamin D for bone growth. You are at beak bone mass and need 1300mg calcium each day!  Most servings of dairy contain about 300mg (1 cup milk/yogurt and 1/5 ounce of cheese), so 3-4 daily servings helps you meet your needs. 
The American Academy of Pediatrics recommend children and adolescents take supplemental vitamin D if they can't get it through diet.  Remember, vitamin D enhances calcium absorbtion.  The recommended amount is 600IU, but if you are low you may need more.  You can also get blood work done to be sure.
Lastly, adequate sleep is needed during times of growth so make sure you get to bed at a decent time at night.
You may not be able to do anything about genetics but maximizing nutrition and taking care of yourself can only help you grow to your potential.
source: webmd


Related Article
Suplemen Kalsium by Tiens

Kalsium: Kopi, Teh dan Soft Drink

KOMPAS.com  - Konsumsi kopi, teh, dan minuman ringan (soft drink) akan mengganggu penyerapan kalsium pada usus. Akibatnya, kepadatan tulang akan terganggu hingga mudah keropos. Ini akan meningkatkan risiko terjadinya patah tulang.

Wakil Ketua Perhimpunan Osteoporosis Indonesia, Siti Annisa Nuhonni di Jakarta, Jumat (12/10/2012) mengatakan, rata-rata konsumsi konsumsi kalsium orang Indonesi sekitar 300 miligram per hari. Padahal, kebutuhan tubuh mencapai 1.000 miligram - 1.500 miligram kalsium per hari.

Meski jumlah asupan kalsium rendah, banyak kalsium yang tidak terserap tubuh dengan baik. Salah satunya akibat konsumsi kopi, teh, atau minuman ringan yang berlebihan.

Kalsium dalam tubuh mudah berikatan dengan protein dan natrium (garam). Akibatnya, banyak kalsium yang dikonsumsi terbuang percuma keluar tubuh. Karena itu, maksimum hanya 50 persen kalsium yang masuk bisa diserap tubuh.  "Cukup konsumsi 1 gelas - 2 gelas kopi atau teh per hari. Jangan berlebihan," tegasnya.

Kalsium diperlukan untuk memperkuat tulang. Makanan yang memiliki kandungan kalsium tinggi adalah susu dan produk turunannya, seperti yogurt dan keju. Namun, kalsium juga bisa diperoleh dari produk pangan murah yang mudah ditemui, seperti ikan teri kering, rebon, dan ikan teri segar.

Sebagai perbandingan, setiap 100 gram ikan teri kering mengandung 1.200 miligram kalsium. Sedang pada satu gelas susu kedelai (250 mililiter) mengandung 250 miligram kalsium.

Related Article
Tiens Nutrient Calcium Powder

Makanan Asin Kuras Kalsium dalam Tubuh


KOMPAS.com - Diet tinggi garam diketahui dapat memicu masalah gangguan medis seperti batu ginjal dan osteoporosis. Bagaimana hal itu bisa terjadi dan seperti apa mekanismenya, memang belum banyak yang tahu.

Namun baru-baru ini, para ilmuwan di University of Alberta mengklaim telah berhasil memecahkan teka-teki tersebut melalui kajian menggunakan model laboratorium hewan dan sel. Peneliti utama, Todd Alexander dan timnya telah menemukan hubungan penting antara natrium dan kalsium.

Peneliti berpendapat bahwa baik kalsium dan natrium, tampaknya diatur oleh molekul yang sama dalam tubuh. Artinya, ketika asupan sodium terlalu tinggi, maka tubuh akan menyingkirkan natrium melalui urin. Demikian pula halnya dengan kalsium. Saat asupan natrium tinggi, tubuh akan menguras kalsium dari tubuh melalui urin, sehingga tak heran hal itu akan memicu munculnya batu  ginjal. Sementara itu, minimnya cadangan kalsium dalam tubuh dapat menyebabkan penipisan tulang dan osteoporosis.

"Ketika tubuh mencoba untuk menyingkirkan natrium melalui urin, temuan kami menunjukkan tubuh juga menghilangkan kalsium pada saat yang sama," kata Alexander, yang temuannya dipublikasikan dalam jurnal American Journal of Physiology - Renal Physiology.

"Ini sangat signifikan, karena apabila kita makan semakin banyak natrium dalam makanan, maka tubuh kita juga akan menyingkirkan lebih banyak kalsium," tambahnya.

Temuan ini, kata Alexander, semakin memperkuat alasan betapa pentingnya memiliki diet rendah natrium dan mengurangi asupan garam pada makanan olahan.

Sudah diketahui sejak lama bahwa molekul memiliki tanggung jawab penting untuk penyerapan sodium dalam tubuh. Tetapi dari hasil penelitian ini, peneliti melihat bahwa molekul juga berperan dalam mengatur kadar kalsium.

"Molekul tampaknya memiliki dua pekerjaan - mengatur kadar kalsium dan natrium dalam tubuh. Temuan kami memberikan bukti biologis yang sangat nyata bahwa hubungan antara sodium dan kalsium adalah nyata dan memang saling terkait," jelasnya.

Sebuah journal editorial yang menulis tentang penemuan ini mencatat bahwa molekul bisa menjadi target obat dimasa depan untuk mengobati batu ginjal dan osteoporosis.

Related Article
Tiens Nutrient Calcium Powder

Pola Diet untuk turunkan Hipertensi


Tekanan darah tinggi atau hipertensi, seperti yang telah Anda ketahui, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, yang merupakan penyakit pembunuh pertama di dunia.

Tekanan darah merupakan tekanan yang dialami darah kepada pembuluh atau dinding arteri saat darah dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh. Angka tekanan darah seringkali fluktuatif sepanjang hari, namun ini adalah hal yang normal. Berbeda jika angkanya terus tinggi dalam waktu lama, karena ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius.

Tekanan darah diukur melalui dua angka, sistolik dan diastolik. Sistolik adalah tekanan darah pada pembuluh darah ketika jantung berdenyut, sedangkan diastolik adalah tekanan pada saat jantung tidak berdenyut.

Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention di Amerika Serikat, satu dari tiga orang mengalami tekanan darah tinggi. Sebagian dari Anda mungkin menyangkal kemungkinan termasuk penderita tekanan darah tinggi. Namun tidak ada salahnya terus mengontrol gaya hidup agar terhindar dari penyakit ini. Terlebih, jika Anda memiliki faktor risiko.

Cara-cara mudah untuk menjaga tekanan darah tetap normal yaitu dengan menjaga pola makan sehat, olahraga teratur, tidak merokok, dan batasi konsumsi alkohol.

Sejumlah studi menunjukkan, mengubah sedikit pola makan juga dapat memberi efek yang baik bagi tekanan darah. Beberapa hal yang dapat dilakukan terkait  antara lain:

1. Hindari fruktosa 
Penelitian yang dimuat dalam Journal of American Society of Nephrology pada Juli 2010 menunjukkan bahwa pembatasan konsumsi  gula, khususnya fruktosa, dapat mengurangi risiko terkena hipertensi. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi 74 gram fruktosa atau lebih setiap hari memiliki risiko 77 persen lebih tinggi untuk memiliki tekanan darah 160/100, yang dianggap sebagai hipertensi.

2. Asupan kalium lebih banyak
Sebuah studi yang diterbitkan September 2010 dalam Journal Archives of Internal Medicine menemukan bahwa meningkatkan asupan makanan yang mengandung kalium mungkin sama efektifnya dengan mengurangi separuh asupan natrium. Natrium merupakan jenis garam yang meningkatkan tekanan darah.

Salah satu jenis makanan yang terkenal kaya akan kandungan kalium adalah pisang.  Namun selain pisang banyak makanan lain yang merupakan sumber terbaik kalium.

3. Konsumsi cokelat hitam
Menurut salah satu tinjauan BMC Medicine tahun 2010, coklat hitam secara signifikan dapat mengurangi tekanan darah pada penderita hipertensi. Zat aktif dalam cokelat yang punya efek positif tersebut adalah flavonol, yang di dalam tubuh akan menghasilkan zat kimia oksida nitrat dan membuat pembuluh darah lemas sehingga darah lebih lancar bersirkulasi.

Bila Anda ingin mendapatkan manfaat dari cokelat hitam, sebaiknya pastikan produk yang dibeli mengandung cokelat dalam jumlah tinggi karena kebanyakan produk di pasaran lebih banyak kandungan gula dan lemaknya. Selain cokelat hitam, kacang, aprikot, blackberries, dan apel juga mengandung flavonol meski kadarnya lebih rendah daripada cokelat.
(source: KOMPAS.com)


Suplemen Yang dapat Membantu Menormalkan Tekanan Darah
Tiens Jiang Zhi Tea
Tiens Chitosan Capsule