7 Masalah Teratasi Dengan Pisang
Manfaat buah pisang bagi kesehatan tak perlu diragukan lagi. Pisang mengandung vitamin, kalium, tinggi serat, dan gula alami, sehingga disebut gudang nutrisi.
Sayangnya, masih banyak orang yang tak biasa makan buah ini. Padahal, buah pisang sangat mudah didapat dan banyak pilihan jenisnya.
Selain rasanya yang enak, makan pisang setiap hari dapat meengatasi setidaknya 7 masalah kesehatan yang sering dijumpai. Apa saja?
1. Asam lambung naik
Terasa panas di dalam tubuh dan ternyata asam lambung naik, sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Makan satu buah pisang saja, ternyata mampu mengurangi masalah naiknya asam lambung sekaligus perut yang terasa mulas.
2. Sembelit
Pisang kaya akan serat yang membantu meningkatkan gerakan usus. Kandungan seratnya dapat mengatasi masalah sembelit. Pisang juga kaya akan kalium, salah satu nutrisi penting untuk kesehatan pencernaan.
3. Lemas
Sering lemas? Makan pisang akan memberikan energi tubuh, karena mengandung vitamin, mineral, potasiun, dan serat yang membuat rasa kenyang lebih lama.
4. hipertensi
Jika Anda punya masalah tekanan darah, makan pisang bisa menjadi solusinya. Pisang kaya akan kalium dan rendah sodium. Hal ini membuat pisang membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi, sehingga mencegah stroke.
5. Anemia
Makan pisang setiap hari juga mencegah anemia. Kandungan zat besi pada pisang membantu merangsang produksi hemoglobin dan meningkatkan pasokan darah. Masalah anemia pun teratasi.
6. Maag
Siapa sangka, buah berkulit kuning ini dapat mencegah keasaman lambung. Makan pisang akan membantu melindungi lapisan perut dari risiko iritasi dan infeksi bakteri yang menyebabkan tukak di lambung.
7. Masalah mata
Pisang juga kaya akan vitamin A. Vitamin ini diketahui dapat membantu melindungi membran mata serta kornea. Makan pisang setiap hari dipercaya dapat menyehatkan mata.
Ada Gejala Berikut? Waspada Anemia
Anemia merupakan kondisi menurunnya sel darah merah. Bisa disebabkan oleh kekurangan zat besi, kehilangan darah, hingga gizi buruk. Wanita hamil rentan terkena masalah ini.
Ketika mengalami anemia, biasanya tubuh akan memunculkan gejala, meski kadang tak disadari. Gejala umumnya yaitu, kelelahan dan pusing. Namun, ada beberapa gejala lainnya yang sering diabaikan. Apa sajakah itu?
1. Kulit pucat
Waspadai anemia jika tiba-tiba kulit berubah menjadi pucat. Wajah atau kulit pucat menandakan tubuh kekurangan sel darah merah.
2. Nyeri Dada
Kondisi anemia bisa membuat jantung bekerja keras karena jumlah sel darah merah berkurang. Akibatnya, muncul nyeri di dada.
3. Detak jantung cepat
Tak hanya nyeri dada, detak jantung pun bisa menjadi lebih cepat ketika anemia. jantung tidak cukup menerima aliran darah dan tertekan.
4. Hemoglobin rendah
Kadar hemoglobin rendah merupakan tanda terkena anemia yang bisa diketahui dengan pemeriksaan oleh dokter. Normalnya, kadar hemoglobin pada wanita, yaitu 12-16 gr/dl dan laki-laki 13,5-18 gr/dl.
5. Kuku rapuh
Gejala ini paling sering tak disadari orang yang memiliki anemia. Kuku menjadi rapuh, karena kekurangan zat besi. Cobalah lebih peka dengan munculnya masalah pada tubuh agar penyakit lebih cepat ditangani.
Makanan Pereda PMS
Sering merasa sakit perut, pegal-pegal dan mood berantakan menjelang dan selama periode menstruasi? Itu adalah hal yang wajar. Hampir semua wanita pernah mengalami hal yang sama setiap bulannya.
Tapi, meski itu hal yang umum terjadi, bukan berarati Anda boleh pasrah saja, terutama jika gejala PMS sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.
"Asupan makanan sangat berperan penting mengurangi atau bahkan menambah kesengsaraan akibat PMS," kata Justin Shelton, DO, dokter kebidanan dan kandungan di Albert Einstein Medical Center, Philadelphia.
Inilah makanan yang bisa meringankan gejala PMS Anda menurut para ahli kesehatan.
Alpukat
Alpukat mengandung beragam vitamin dan mineral. Jika satu hari, saat Anda menstruasi, perut terasa melilit, sehingga Anda hanya bisa meringkuk di sofa, cobalah makan sajian berbahan dasar alpukat.
"Alpukat kaya akan asam lemak Omega-3 yang dapat membantu memerangi inflamasi dan meredakan nyeri haid," kata Kristen Carlucci, RDN, ahli gizi di New York.
Cobalah menambahkan beberapa potong alpukat dalam setangkup roti atau tambahkan cacahan alpukat sebagai campuran salad. Bisa juga membuat alpukat menjadi smoothie yang nikmat.
Salmon
Lemak tak harus selalu menjadi musuh. Faktanya, asam lemak yang ada di dalam ikan laut seperti salmon dan di dalam kacang almond dan minyak zaitun, sangat baik untuk kesehatan, terutama saat Anda sedang merasa lesu ketika datang bulan.
Sebuah studi baru dari Reproductive Health menemukan bahwa mengonsumsi kapsul berisi satu gram asam lemak esensial dapat secara signifikan meringankan gejala PMS. Untuk mendapat manfaat yang sama, selain dari suplemen, Anda bisa juga mengonsumsi ikan laut.
"Ikan laut adalah sumber utama asam lemak esensial DHA dan EPA, yang bermanfaat untuk memerbaiki mood dan mengurangi perasaan lesu ketika haid," kata Rima Kleiner, MS, ahli diet terdaftar dari North Carolina.
Kacang Brasil
Kacang Brasil penuh dengan nutrisi dan antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit Anda. "Kacang Brasil dapat membantu mengurangi jerawat yang mungkin muncul selama siklus menstruasi," kata Carlucci.
"Mereka mengandung nutrisi penting termasuk selenium, vitamin E, dan asam lemak yang membantu melembabkan kulit, menetralkan produksi minyak, dan mengurangi peradangan kulit untuk mencegah jerawat muncul."
Yoghurt tanpa lemak
"Makanan tinggi kalsium seperti yoghurt (lebih baik pilih yang tanpa atau rendah lemak demi memertahankan berat badan ideal), telah terbukti mengurangi kram perut yang sering muncul saat menstruasi," kata Shelton.
Kalsium juga bisa mengurangi nafsu makan berlebih yang merupakan salah satu gejala PMS dan membantu mengurangi retensi air, kata Jolene Brighten, ND, seorang dokter naturopati yang mengkhususkan diri dalam bidang hormonal wanita di Oakland, California.
Cokelat hitam
"Cokelat kaya akan antioksidan dan dapat meningkatkan produksi hormon endorfin yang merupakan hormon pembangkit mood. Cokelat juga meningkatkan aliran darah ke otak, dan ini membuat kita merasa berenergi, kelelahan berkurang dan otak dapat bekerja dengan lebih fokus," kata Shelton.
Makanlah beberapa potong cokelat hitam pada pagi agar Anda merasa lebih berenergi. Atau, di sore hari saat energi Anda sudah mulai berkurang.
Yang Dirasakan Tubuh Vegetarian
Peminat pola makan vegetarian atau tidak mengonsumsi daging memang terus bertambah seiring kesadaran akan kesehatan. Kita tahu bahwa ada banyak manfaat dari menghindari konsumsi daging dan memperbanyak asupan serat.
Sebuah penelitian menunjukkan, jutaan kematian akibat penyakit kronik pertahun di dunia bisa dicegah jika semakin banyak orang yang mengurangi konsumsi daging. Makanan berlemak jenuh memang meningkatkan potensi penyakit berbahaya.
Salah satu keuntungan dari tidak mengonsumsi daging adalah menurunnya kadar Kolesterol sampai 35 persen.
Penyakit diabetes tipe dua juga terkait erat dengan mengonsumsi protein hewani, terutama daging merah dan daging yang diproses.
Orang yang mengonsumsi daging lebih dari satu kali seminggu, selama 17 tahun memiliki risiko 74 persen menderita diabetes. Secara umum, pecinta daging memiliki kemungkinan lebih besar menderita diabetes dibanding para vegan.
Dengan mengurangi asupan daging, keju, dan telur, dan menggantinya dengan sayuran berkualitas tinggi, kacang-kacangan, dan biji-bijian, tubuh Anda akan terima kasih.
Hanya saja, pastikan tubuh Anda mendapatkan semua nutrisi dalam jumlah sesuai yang dibutuhkan
Meski tidak mendapat asupan protein hewani, namun vegetarian tetap bisa mendapat protein, misalnya saja dari tahu dan kacang-kacangan.
Namun, vegetarian tetap perlu mengatur asupan makanannya dengan baik agar tidak sampi kekurangan zat besi, kalsium, dan vitamin B12, yang biasanya kita dapatkan dari protein hewani.
Related Article
Paket Suplemen Kalsium-Protein-Asam Amino dan Vit.B12
Subscribe to:
Posts (Atom)



